LAPORAN 4 PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 : REAKSI-REAKSI HIDROKARBON


LAPORAN 4 PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1
REAKSI-REAKSI HIDROKARBON



DISUSUN OLEH :
NAMA         : RYAN WILLIANTO
NIM             : A1C118019
KELAS       : REGULER A 2018

DOSEN PENGAMPU :
Dr. SYAMSURIZAL, M.Si


PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENGETAHUAN
UNIVERSITAS JAMBI
20119/2020





VIII.   TUJUAN PENGAMATAN
Tujuan dilaksanakannya praktikum ini adalah :
1.         Agar mengetahui sifat-sifat kimia hidrokarbon alifatik jenuh, tak jenuh, dan aromatik.
2.         Agar mengetahui jenis reaksi kimia untuk membedakan ketiga golongan senyawa hidrokarbon
3.         Agar mengetahui cara dan teknik pengujian ketiga golongan

IX.    PROSEDUR KERJA
Prosedur kerja dapat dilihat di sini :

X.        DATA PENGAMATAN
9.1       Brom dalam Tetraklorida
PERLAKUAN
HASIL
1 mL alkana + 15 tetes Brom digoncangdan ditempatkan ketempat gelap lalu ditutup
Warna yang dihasilkan tetap kuning (warnanya lebih gelap) atau tidak berubah

1 mL alkana + 15 tetes Brom diguncang dan ditempatkan ketempat terang lalu ditutup
Warna yang dihasilkan tetap kuning (lebih jernih) dan tidak ditimbulkan adanya asap
1 mL dietil eter + 15 tetes Brom diguncang lalu ditutup
Terdapat perbedaan larutan L1 (Eter bagian atas) dan L2 (Brom bagian bawah) dan ditimbulkan asap dari reaksi yang didapatkan
1 mL dietil eter + 15 tetes Benzena digoncang lalu ditutup
Terdapat asap dari Brom dan larutan didapatkan berwarna keruh
9.2       Brom
PERLAKUAN
HASIL
Dimasukkan 1 mL benzena kedalam tabung reaksi
Benzena menguap dan tidak tersisa didalam tabung
Dimasukkan 1 mL benzena kedalam tabung reaksi dan tambahkan potongan besi

Benzena tidak menguap (masih tersisa Benzena didalam tabung)
9.3       Larutan Kalium Permanganat
PERLAKUAN
HASIL
Dimasukkan kedalam Kalium Permanganat + 5 tetes n-heksana
Berwarna Ungu
Dimasukkan Kalium Permanganat + 5 tetes eter
Berwarna Ungu Kemerahan
Dimasukkan 1 mL benzena + 2 mL Kalium Permanganat
Tetap dan tidak berubah
9.4       Asam Sulfat Pekat
PERLAKUAN
HASIL
Dimasukkan kedalam tabung reaksi 2 mL asam sulfat + 10 tetes alkana kemudian diguncang
Larutan didapatkan menjadi berwarna keruh (jingga) dan terasa panas pada saat dilakukan guncangan
Dimasukkan 2 mL asam sulfat + 10 tetes n-heptana lalu dilakukan penguncangan
Larutan didapatkan tidak larut sehingga terbentuk 2 lapisan, L1 (Bening) dan L2 (Agak Keruh)
9.5       Asam Nitrat
a.  Benzena
PERLAKUAN
HASIL
Dimasukkan ke dalam tabung reaksi 2 mL asam sulfat + 10 tetes kemudian diguncang
Larutan didapatkan menjadi berwarna keruh (jingga) dan terasa panas pada saat dilakukan guncangan
Dimasukkan 2 mL asam sulfat + 10 tetes n-heptana lalu dilakukan penguncangan
Larutan didapatkan tidak larut sehingga terbentuk 2 lapisan, L1 (Bening) dan L2 (Agak keruh)
b.  Eter

9.6       Bahan Tak Dikenal

XI.      PEMBAHASAN
Pada praktikum ini dilakukan percobaan reaksi-reaksi hidrokarbon. Percobaan ini dilakukan agar praktikan mengetahui beberapa senyawa hidrokarbon melalui reaksi identifikasi. Berikut ini hasil dan pemahasan praktikum ke 4.
A.        BROM DALAM TETRA KLORIDA
Percobaan pertama dilakukan dengan mengambil 2 tabung reaksi. Tabung reaksi pertama dan kedua dimasukkan senyawa alkana, yaitu n-heksana. Pada masing-masing tabung reaksi, diberikan 15 tetes gas bromida (Br2) yang diganti oleh air bromin (HBr) dengan perlakuan tabung reaksi pertama diguncang dan di letakkan di tempat terang atau terkena cahaya matahari, tabung ke 2 di letakkan dalam tempat yang gelap dengan cara di bungkus tabung reaksi dengan kertas atau aluminium foil.
Setelah beberapa menit, praktikan mengguncang sekitar 5-10 menit didapatkan lah hasil dimana pada kondisi di sinari oleh cahaya matahari warna coklat muda pada air bromin menjadi bening, sedangkan pada kondisi gelap warna air bromin tetap berwarna coklat muda. Proses menghilangnya warna coklat ini menandakan bahwa n-heksana dapat bereaksi dengan gas Br2 maupun air bromin pada kondisi disinari oleh cahaya matahari atau sinar UV.
B.        BROM
C.        LARITAN KALIUM PERMANGANAT

XII.     PERTANYAAN PASCA PRAKTIKUM
Setelah melaksanakan praktikum, didapatkan masalah sebagai berikut :
1.         Pada percobaan brom dalam karbon tetraklorida, dilakukan dan direaksikan senyawa benzene, brom, dan karbon tetraklorida. Dihasilkan 2 lapisan yang berwarna jingga dari warna sebelumnya berwarna coklat. Mengapa warna air brom dapat berubah menjadi jingga pada reaksi tersebut?
2.         Pada percobaan brom, dimasukkan potongan besi, benzena, dan air brom dihasilkan lah warna coklat yang hilang. Mengapa warna coklat pada air bromin menjadi hilang setelah dipanaskan?
3.         Mengapa ditimbulkan warna jingga pada saat direaksikan alkana dengan asam sulafat? Mohon jelaskan pendapat anda.

XIII.   KESIMPULAN
Setelah dilakukan praktikum, maka didapatkan hasil yang dapat disimpukan sebagai berikut :
1.                  Senyawa jenuh merupakan senyawa yang sulit bereaksi dengan jenis senyawa alkana seperti n-heksana. Senyawa tak jenuh merupakan senyawa yang dapat bereaksi dengan baik dalam kondisi apapun, seperti dietil eter, atau jenis senyawa alkena. Senyawa aromatik adalah senyawa yang bereaksi dengan pereaksi tertentu dan dengan perlakuan yang baik, seperti benzena
2.                  Pelarut yang digunakan dalam rekristalisasi adalah aquades karena memiliki sifat dasar sebagai pelarut bagi zat yang umum.
3.                  Penjernihan larutan dapat dilakukan dengan menggunakan teknik penyaringan terhadap larutan yang pekat menggunakan kertas whatman 42 dengan endapan yang akan tersaring.
4.                  Praktikan dapat melakukan prosedur rekristalisasi dengan dihasilkannya Kristal asam benzoat pada larutan yang dingin dan disaring untuk mendapatkan zat. Setelah dilakukan tes titik leleh, didapatkan nilai yang mendekati titik leleh asam benzoat, yaitu 105oC.

XIV.   LAMPIRAN GAMBAR

 pemberian air bromin pada alkana
 pembandingan hasil reaksi alkana dengan air bromin pada ruang gelap dan terang
 pengambilan senyawa benzena untuk reaksi benzena

 hasil reaksi karbon tetraklorida

XV.   DAFTAR PUSTAKA
Gabriel, J F. 1996. Fisika Kedokteran. Jakarta : EGC.
Moran dan Shapiro. 2002. Termodinamika Teknik. Jakarta : Erlangga.
Tim Penuntun Kimia Organik 1. 2020. Kimia Organik 1. Jambi : Universitas Jambi.
Oxtoby, dkk. 2001. Kimia Modern. Jakarta : Erlangga.

Komentar

  1. Selamat malam, saya Fadillah Fatma dengan NIM A1C118092 akan membantu saudara untuk menjawab permasalahan nomor 2. Warna coklat pada larutan bromin menghilang ketika dipanaskan karena larutan bromin tersebut larut dalam pelarutnya pada suhu tinggi. Semoga bisa membantu..

    BalasHapus
  2. Malam . Perkenalkan nama saya septia misca akan mencoba menjawab soal nomor 3 asam sulfat ditambah dengan alkana akan menghasilkan warna kuning hal ini dikarenakan pada pencampuran asam sulfat tersebut mengandung senyawa hidrokarbon yang mana saat itu terjadi reaksi pengsulfonatan. Intinya tu warna kuning yg muncul itu memang warna khas ketika senyawa hidrokarbon ditambah asam sulfat . Kita ketahui bahwa asam sulfat itu pekat dan kepekatannya itu memutus ikatan alkana yang kemudian menghasilkan warna kuning. Trimakasih

    BalasHapus
  3. Selamat malam. Saya Hesti Nurmelis dengan NIM A1C118090 akan menjawab pertanyaan no 1. Larutan berubah menjadi orange dikarenakan air brom adalah campuran kuning ke merahan yang teroksidasi kuat mengadung Br2 . Br2 ini untuk menentukan zat yang bereaksi dengan brom dalam mekanisme reaksi brominasi (halogenasi). Yang mana pada waktu terjadi perubahan larutan menjadi orange ini karena sampel yang dilarutkan dengan brom kelarutan nya sebagian jadi terbentuk lah larutan berwarna orange tersebut. Terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar